Mulai uji coba gratis
EnglishEnglish
EspañolSpanish
简体中文Chinese
繁體中文Chinese (Traditional)
FrançaisFrench
DeutschGerman
日本語Japanese
PortuguêsPortuguese
ItalianoItalian
한국어Korean
РусскийRussian
NederlandsDutch
العربيةArabic
PolskiPolish
हिन्दीHindi
Tiếng ViệtVietnamese
SvenskaSwedish
ΕλληνικάGreek
TürkçeTurkish
ไทยThai
ČeštinaCzech
RomânăRomanian
MagyarHungarian
УкраїнськаUkrainian
Bahasa IndonesiaIndonesian
DanskDanish
SuomiFinnish
БългарскиBulgarian
עבריתHebrew
NorskNorwegian
HrvatskiCroatian
CatalàCatalan
SlovenčinaSlovak
LietuviųLithuanian
SlovenščinaSlovenian
СрпскиSerbian
EestiEstonian
LatviešuLatvian
فارسیPersian
മലയാളംMalayalam
தமிழ்Tamil
اردوUrdu
Searching...
SoBrief
Act Like a Success, Think Like a Success

Act Like a Success, Think Like a Success

oleh Steve Harvey 2014 240 halaman
4.09
4.000+ penilaian
Dengarkan
Coba Akses Penuh Selama 3 Hari
Buka fitur mendengarkan & lainnya!
Lanjutkan

Poin Penting

1. Temukan Bakatmu: Sesungguhnya Sudah Ada Dalam Dirimu

Bakatmu adalah satu hal yang kamu lakukan dengan sangat baik dan tanpa perlu usaha berlebihan.

Bakat bawaan. Setiap orang memiliki bakat unik, sesuatu yang mereka kuasai dengan mudah. Bakat ini bukan sekadar pekerjaan atau jabatan, melainkan kemampuan alami yang bisa diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan. Ini bukan soal gairah atau bakat biasa, melainkan apa yang kamu lakukan terbaik dengan usaha minimal.

Menemukan bakatmu. Untuk mengenali bakatmu, renungkan hal-hal yang sering dipuji orang lain darimu. Apa yang terasa mudah bagimu tapi sulit bagi orang lain? Bisa jadi kemampuan memecahkan masalah, mendengarkan, menjadi penengah, memasak, atau berkomunikasi dengan anak-anak. Bakatmu adalah sesuatu yang melekat, bukan hasil belajar, dan membedakanmu dari yang lain.

Bakat bukan pekerjaan. Jangan samakan bakatmu dengan pekerjaanmu. Pekerjaan hanyalah sarana untuk mengekspresikan bakat itu. Misalnya, jika bakatmu adalah melayani, kamu mungkin bekerja di bidang perhotelan, tapi bakatmu melampaui jabatan itu. Intinya adalah menemukan sarana yang tepat untuk memaksimalkan bakat dan memberikan kepuasan batin.

2. Alasan Hanyalah Kebohongan: Sambut Peluang, Bukan Hambatan

Alasan adalah kebohongan yang kamu yakini agar tidak perlu membuktikan bahwa kamu pantas atas bakat yang diberikan.

Batasan yang kamu buat sendiri. Alasan adalah narasi yang merugikan diri sendiri dan menghalangimu mengejar impian. Itu adalah kebohongan yang kamu ceritakan agar tidak bertanggung jawab atas bakatmu. Alasan umum meliputi takut gagal, kurang sumber daya, atau membandingkan diri dengan orang lain.

Mengatasi alasan. Untuk bebas dari alasan, sadari keberadaannya dan gantikan dengan harapan. Alih-alih berkata "Saya tidak bisa," katakan "Saya akan." Kejujuran sangat penting; hadapi ketakutan dan keraguanmu secara langsung. Ingat, bakatmu adalah peluang yang menunggu untuk diraih.

Perbandingan mencuri kebahagiaan. Hindari membandingkan dirimu dengan orang lain karena itu bisa menghambat potensimu. Tuhan menciptakanmu unik, dan pengalaman, kesalahan, serta keberhasilanmu yang membuatmu istimewa. Fokuslah menyempurnakan permainanmu sendiri, bukan milik orang lain.

3. Takut dan Gagal: Batu Loncatan Menuju Sukses

Pelajaran dari saat itu adalah ketika kamu menghadapi ketakutan, ternyata tidak sebesar yang kamu bayangkan.

Terima ketakutan. Ketakutan adalah bagian alami dalam mengejar impian, tapi jangan sampai membuatmu lumpuh. Menghadapi ketakutan secara langsung akan mengurangi kekuatannya. Semakin lama kamu menghindar, semakin besar ketakutan itu di pikiranmu.

Kegagalan tak terhindarkan. Kegagalan adalah bagian penting dari proses menuju sukses. Sebagian besar bisnis gagal dalam dua tahun pertama, dan orang sukses pun pernah mengalami banyak kegagalan. Jangan biarkan kegagalan membuatmu berhenti; anggap itu sebagai pelajaran berharga.

Jadikan kegagalan bahan bakar. Gunakan kegagalan sebagai kesempatan untuk mendapatkan pengalaman dan memperbaiki cara. Pelajari kesalahan dan buat rencana baru. Ingat, kegagalan bukan akhir, melainkan batu loncatan menuju keberhasilan.

4. Visi adalah Kunci: Tanpa Visi, Manusia Akan Binasa

Tanpa visi, manusia akan binasa.

Binasa tanpa visi. Hidup tanpa visi yang jelas akan membuatmu menjalani hari-hari yang monoton dan tanpa tujuan. Keadaan "binasa" ini adalah proses lambat dan menyakitkan yang bisa membuatmu percaya bahwa itu adalah keadaan yang seharusnya. Tanpa visi, kamu kehilangan berkat, hubungan, dan peluang.

Setoran harian. Untuk beranjak dari binasa menuju janji, lakukan "setoran harian" — usaha kecil setiap hari untuk mencapai takdirmu dan menambah warisanmu. Bisa berupa membaca buku, menyelesaikan proyek, atau menghabiskan waktu berkualitas dengan keluarga.

Motivasi dari dalam. Motivasi datang dari dalam diri, bukan dari luar. Orang sukses mengenal bakatnya dan fokus padanya dengan sepenuh hati. Berkomitmenlah membuka potensi mimpimu setiap hari dan jangan pernah puas dengan hidup tanpa tujuan.

5. Tanda Bakatmu: Berikan Rasa Unikmu

Tanda bakatmu adalah rasa khas yang kamu tambahkan pada bakatmu, menunjukkan dunia bahwa itu mengandung DNA-mu.

Sentuhan khas. "Tanda bakat" adalah cap unik yang kamu tinggalkan setiap kali menggunakan talenta dan keterampilan yang Tuhan berikan. Ini yang membedakanmu dari yang lain dan membuat bakatmu menonjol. Anggaplah sebagai merek pribadimu, rasa yang kamu tambahkan pada bakatmu.

Temukan sarana yang tepat. Setelah menemukan bakatmu, carilah sarana yang tepat untuk membawamu ke tingkat kesuksesan berikutnya. Sarana ini harus melengkapi kemampuanmu saat ini dan membantumu menyempurnakan bakat. Bisa berupa pekerjaan, bisnis, atau kesempatan sukarela.

Coba dan tingkatkan. Jangan takut mencoba berbagai sarana dan meningkatkan seiring berkembangnya bakatmu. Sarana awal mungkin bukan tujuan akhirnya. Bersikaplah terbuka pada peluang baru dan jangan terjebak pada pilihan yang kurang tepat.

6. Daki Gunungmu: Tujuan Mengubah Mimpi Menjadi Nyata

Tujuan adalah bahan utama yang membantu kita tetap fokus, konsisten, dan tekun dalam mencapai mimpi.

Mimpi vs tujuan. Mimpi tanpa tujuan hanya akan tetap menjadi mimpi. Tujuan adalah langkah praktis yang mengubah mimpi menjadi kenyataan. Tujuan memberikan fokus, konsistensi, dan ketekunan dalam perjalanan menuju sukses.

Mendaki gunung. Anggap mimpimu sebagai puncak gunung. Setiap tujuan adalah langkah maju, tarikan tali, atau jeda untuk mengumpulkan tenaga. Pecah pendakian menjadi bagian-bagian kecil yang bisa dikelola.

Tujuan SMART. Gunakan metode SMART untuk membuat tujuan yang efektif: Spesifik, Terukur, Dapat Dicapai, Relevan, dan Berbatas Waktu. Ini akan membantumu tetap pada jalur dan memastikan tujuan realistis serta dapat dicapai.

7. Kekuatan "Tidak": Lindungi Bakat dan Visi

“Tidak” adalah kata yang kuat.

Menetapkan batas. Mengatakan "tidak" penting untuk melindungi bakat dan visi. Ini memungkinkanmu menetapkan standar dan batasan pribadi yang krusial untuk sukses. Jangan takut menolak peluang yang tidak sejalan dengan tujuan atau nilai-nilaimu.

Lima manfaat "tidak". Mengatakan "tidak" memberimu:

  • Energi untuk fokus pada hal penting
  • Mengurangi ego dengan mengakui keterbatasan
  • Kemampuan memberdayakan orang lain
  • Kekuatan untuk menghentikan ketergantungan
  • Kekuatan untuk merampas bakat dari musuhmu

Tes "Tidak". Gunakan Tes "Tidak" untuk menentukan tawaran mana yang layak ditolak. Tanyakan pada dirimu apakah peluang itu sejalan dengan visi, mendukung bakat, menguntungkan dirimu dan orang lain, serta sesuai dengan keyakinan moralmu.

8. Tidak Ada Orang yang Sukses Sendiri: Bangun Hubungan dan Minta Bantuan

Tidak ada orang yang sukses sendirian.

Saling ketergantungan. Tidak ada yang mencapai kesuksesan besar sendirian. Membangun hubungan dan berjejaring sangat penting. Jangan terlalu bangga atau keras kepala untuk meminta bantuan. Tuhan sering menggunakan orang lain untuk membantumu mencapai takdir.

Bersama para pemimpi. Kelilingi dirimu dengan orang-orang yang sevisi dan bisa memotivasi. Mereka bisa memberikan inspirasi, nasihat, dan dukungan.

Kekuatan meminta. Beranilah meminta apa yang kamu inginkan. Banyak orang sukses bersedia membantu, tapi kamu harus mengambil inisiatif. Jangan takut ditolak; yang terburuk adalah mereka berkata "tidak."

9. Sembuhkan Pembencimu Lewat Kesuksesan: Jangan Beri Mereka Alasan Menjatuhkanmu

Satu-satunya obat untuk musuh adalah kesuksesan.

Penolakan tak terhindarkan. Saat mengejar sukses, kamu akan menghadapi penolakan, sering kali dari "pembenci." Jangan biarkan mereka menghalangimu. Satu-satunya cara menyembuhkan pembenci adalah dengan kesuksesan.

Jangan terpancing. Jangan pernah berhenti mendaki untuk membalas orang yang menjatuhkanmu. Fokuslah pada pendakianmu dan tinggalkan pembenci di belakang. Mereka tidak punya kekuatan kecuali kamu memberikannya.

Empat tipe pembenci. Kenali berbagai tipe pembenci: pembenci "Saya Benci Segalanya," pembenci "Menjatuhkanmu," pembenci "Situasional," dan pembenci "Membenci Diri Sendiri." Pelajari cara menangkis negatifitas mereka dan tetap fokus pada visi.

10. Keseimbangan Ajaib Hidup: Rumah + Kesehatan + Keuangan = Sukses

Kekayaan hidup lebih dari sekadar mendapatkan gaji.

Kekayaan sejati. Kekayaan sejati meliputi lebih dari keberhasilan finansial. Termasuk waktu berkualitas dengan orang tercinta, tempat berlindung di rumah, dan kesehatan yang baik. Usahakan keseimbangan di semua aspek hidupmu.

Rumus Sukses. Gunakan rumus Rumah + Kesehatan + Keuangan = Sukses untuk mengatur prioritas. Pastikan setiap aspek mendapat perhatian minimal 5% setiap minggu.

Lindungi rumahmu. Perlakukan rumah dan keluarga sebagai prioritas suci. Ciptakan tempat yang nyaman untuk mengisi ulang energi dan berhubungan dengan orang tersayang. Jangan biarkan pekerjaan atau kewajiban lain mengalahkan komitmen keluargamu.

Terakhir diperbarui:

Report Issue
Want to read the full book?

FAQ

1. What is "Act Like a Success, Think Like a Success" by Steve Harvey about?

  • Discovering and Using Your Gift: The book centers on the idea that everyone has a unique, God-given gift, and true success comes from identifying, embracing, and maximizing that gift.
  • Practical Roadmap to Success: Steve Harvey shares his personal journey from poverty to fame, offering actionable steps and mindset shifts to help readers move from mediocrity to fulfillment.
  • Faith and Purpose: The book weaves in spiritual principles, emphasizing faith, vision, and the importance of aligning your life with your purpose.
  • Overcoming Obstacles: Harvey addresses common barriers like fear, excuses, and negative self-talk, providing strategies to break through them and achieve lasting success.

2. Why should I read "Act Like a Success, Think Like a Success" by Steve Harvey?

  • Relatable, Real-Life Advice: Steve Harvey uses his own struggles and triumphs to offer advice that is both practical and inspiring, making it accessible to readers from all walks of life.
  • Action-Oriented Approach: The book includes "Success Actions" at the end of each chapter, encouraging readers to actively apply the lessons to their own lives.
  • Universal Appeal: Whether you’re just starting out, feeling stuck, or seeking to reach new heights, the book provides tools for anyone looking to improve their life and legacy.
  • Focus on Personal Growth: It’s not just about financial or career success; Harvey emphasizes holistic growth—spiritually, emotionally, and relationally.

3. What are the key takeaways from "Act Like a Success, Think Like a Success"?

  • Your Gift is Key: Success is rooted in discovering and using your unique gift, not just chasing money or titles.
  • Excuses Hold You Back: Letting go of excuses and self-imposed limitations is essential for progress.
  • Vision and Goals Matter: Having a clear vision and setting SMART (Specific, Measurable, Attainable, Relevant, Time-sensitive) goals are crucial steps toward achieving your dreams.
  • Failure is Part of Success: Embracing failure as a learning experience is necessary for growth and eventual achievement.
  • Legacy and Service: True success involves blessing others and creating a positive legacy, not just personal gain.

4. How does Steve Harvey define "gift" in "Act Like a Success, Think Like a Success"?

  • Innate Ability: Your gift is the one thing you do at your absolute best with the least amount of effort.
  • Not Just Talent or Passion: Harvey distinguishes between talents (which can be learned) and gifts (which are inherent), and notes that passion is the emotion, not the gift itself.
  • Universal and Unique: Every person has a unique gift, and it’s not limited to traditional skills like sports or entertainment—it could be problem-solving, listening, or serving.
  • Key to Fulfillment: Using your gift is the foundation for a meaningful, successful, and joyful life.

5. What practical steps does "Act Like a Success, Think Like a Success" recommend for discovering and maximizing your gift?

  • Self-Reflection: Harvey suggests journaling about what you do best with the least effort and what others consistently praise you for.
  • Attach to the Right Vehicle: Once you know your gift, find the right "vehicle" (job, business, volunteer work, etc.) to express and develop it.
  • Continuous Improvement: Regularly assess your strengths and weaknesses, seek feedback, and be willing to reinvent yourself as you grow.
  • Set Goals and Take Action: Use vision boards, SMART goals, and daily "Dash Deposits" (small actions) to move closer to your dreams.

6. What are the main obstacles to success according to "Act Like a Success, Think Like a Success," and how does Steve Harvey suggest overcoming them?

  • Excuses and Self-Doubt: Harvey emphasizes that excuses are self-imposed roadblocks; replacing them with expectations and positive affirmations is key.
  • Fear and Failure: He encourages readers to face fears head-on and view failure as a necessary part of the learning process.
  • Comparison and Limiting Beliefs: Stop comparing yourself to others and take the "lid off the jar" by refusing to let your environment or others’ opinions limit your potential.
  • Negative Influences: Surround yourself with supportive, like-minded people and remove "dead weight" from your inner circle.

7. How does "Act Like a Success, Think Like a Success" by Steve Harvey address the importance of vision and goal-setting?

  • Vision as a Driver: Harvey insists that a clear vision is essential; without it, people "perish" in mediocrity.
  • Vision Boards: He advocates for creating vision boards to keep your goals visible and top-of-mind.
  • SMART Goals: The book details the SMART method for goal-setting, ensuring goals are actionable and trackable.
  • Step-by-Step Progress: Harvey introduces the "Success Ladder" and "SETUP" process to break big dreams into manageable, motivating steps.

8. What is the "vehicle" concept in "Act Like a Success, Think Like a Success," and how should readers apply it?

  • Vehicle Defined: A "vehicle" is the means or platform through which you express and develop your gift (e.g., a job, business, or volunteer role).
  • Start Where You Are: Don’t wait for the perfect opportunity; use the vehicles available to you now and upgrade as you grow.
  • Test and Transfer: Be willing to "test drive" different vehicles and transfer to new ones as your skills and ambitions evolve.
  • Avoid Getting Stuck: Don’t stay in a vehicle that no longer serves your growth—be open to change and reinvention.

9. How does Steve Harvey recommend dealing with failure and setbacks in "Act Like a Success, Think Like a Success"?

  • Failure is Inevitable: Harvey normalizes failure as a necessary and valuable part of the journey to success.
  • Learn and Adapt: Each failure provides lessons and experience that prepare you for future opportunities.
  • Resilience and Persistence: The key is to get back up, revise your approach, and keep moving forward.
  • Don’t Let Fear Paralyze You: Avoid letting the fear of failure stop you from trying; the possibility of success is greater than the certainty of doing nothing.

10. What role do relationships and community play in "Act Like a Success, Think Like a Success"?

  • No Self-Made Success: Harvey stresses that no one achieves greatness alone; partnerships, mentors, and supportive networks are essential.
  • Ask for Help: Don’t be afraid to ask for what you need—most people are more willing to help than you think.
  • Choose Your Circle Wisely: Surround yourself with people who add value, support your vision, and help you grow.
  • Give Back: As you succeed, help others rise—success is multiplied when shared.

11. What are some of the most powerful quotes from "Act Like a Success, Think Like a Success" and what do they mean?

  • "Your gift is the single thing that you do at your absolute best with the least amount of effort." – This underscores the book’s core message: focus on your unique, natural abilities.
  • "Excuses are the lies you convince yourself are true to avoid proving you are worthy of the gift you were given." – Harvey challenges readers to stop self-sabotage and embrace their potential.
  • "You can’t win until you lose." – Failure is not the end, but a stepping stone to success.
  • "God blesses you to become a blesser." – True success is about using your blessings to help others and create a legacy.

12. How does "Act Like a Success, Think Like a Success" by Steve Harvey define true success and legacy?

  • Beyond Material Wealth: Success is not just about money, status, or possessions, but about fulfillment, purpose, and positive impact.
  • Living Your Gift: True success is living in alignment with your gift and using it to serve others.
  • Balance and Well-Being: Harvey emphasizes the importance of balancing home, health, and finances for a rich, meaningful life.
  • Creating a Legacy: The ultimate goal is to bless others, inspire future generations, and leave the world better than you found it.
Follow
Dengarkan
Now playing
Act Like a Success, Think Like a Success
0:00
-0:00
Now playing
Act Like a Success, Think Like a Success
0:00
-0:00
1x
Queue
Home
Swipe
Library
Get App
Try Full Access for 3 Days
Listen, bookmark, and more
Compare Features Free Pro
📖 Read Summaries
Read unlimited summaries. Free users get 3 per month
🎧 Listen to Summaries
Listen to unlimited summaries in 40 languages
❤️ Unlimited Bookmarks
Free users are limited to 4
📜 Unlimited History
Free users are limited to 4
📥 Unlimited Downloads
Free users are limited to 1
Risk-Free Timeline
Hari Ini: Dapatkan Akses Instan
Dengarkan ringkasan lengkap dari 26.000+ buku. Itu 12.000+ jam audio!
Hari ke-2: Pengingat Uji Coba
Kami akan mengirimkan notifikasi bahwa uji coba Anda akan segera berakhir.
Hari ke-3: Langganan Anda dimulai
Anda akan dikenakan biaya pada Jun 26,
batalkan kapan saja sebelumnya.
Consume 2.8× More Books
2.8× more books Listening Reading
Our users love us
600,000+ readers
Trustpilot Rating
TrustPilot
4.6 Excellent
This site is a total game-changer. I've been flying through book summaries like never before. Highly, highly recommend.
— Dave G
Worth my money and time, and really well made. I've never seen this quality of summaries on other websites. Very helpful!
— Em
Highly recommended!! Fantastic service. Perfect for those that want a little more than a teaser but not all the intricate details of a full audio book.
— Greg M
Save 62%
Yearly
$119.88 $44.99/year/yr
$3.75/mo
Monthly
$9.99/mo
Start a 3-Day Free Trial
3 days free, then $44.99/year. Cancel anytime.
Unlock a world of fiction & nonfiction books
26,000+ books for the price of 2 books
Read any book in 10 minutes
Discover new books like Tinder
Request any book if it's not summarized
Read more books than anyone you know
#1 app for book lovers
Lifelike & immersive summaries
30-day money-back guarantee
Download summaries in EPUBs or PDFs
Cancel anytime in a few clicks
Scanner
Find a barcode to scan

We have a special gift for you
Open
38% OFF
DISCOUNT FOR YOU
$79.99
$49.99/year
only $4.16 per month
Continue
2 taps to start, super easy to cancel
Settings
General
Widget
Loading...
We have a special gift for you
Open
38% OFF
DISCOUNT FOR YOU
$79.99
$49.99/year
only $4.16 per month
Continue
2 taps to start, super easy to cancel